Inilah Fakta dan Cara Menghilangkan Ketombe




Seseorang tentu akan merasa terganggu jika mendapati kondisi kulit kepalanya yang gatal dan munculnya serpihan ketombe. Sebelum Anda mencoba untuk mengatasi ketombe, pelajari dulu fakta-fakta seputar ketombe agar dapat memberikan penanganan yang tepat.

Berikut fakta yang perlu Anda ketahui mengenai ketombe, seperti dilansir dailyglow, yaitu:

1. Ketombe tidak disebabkan oleh kekeringan
Selama ini telah beredar kesalahpahaman perihal ketombe yang disebabkan oleh kekeringan. Padahal faktanya, ketombe biasanya disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari ragi berbahaya.

Pada beberapa orang, ragi tersebut akan memakan kelenjar minyak di bawah kulit kepala dan sel kulit mati pada kulit kepala, yang dapat menyebabkan sel-sel kulit menumpahkan limbah berupa serpihan putih yang disebut ketombe.

2. Cucilah rambut lebih sering daripada sebelumnya
Keramas setiap hari menimbulkan kekhawatiran bahwa akan mengelupasnya minyak alami dari kulit kepala dan rambut dan dapat menyebabkan iritasi. Tetapi bagi orang yang telah memiliki ketombe, jarang keramas akan memperburuk kondisi ketombe.

Hal ini terjadi karena akan ada lebih banyak minyak dan sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala yang terus dimakan oleh ragi dan jamur. Gunakan shampo yang dirancang khusus untuk kulit kepala yang berketombe, seperti yang mengandung ketokonazol, selenium sulfida, atau seng.

Jika rambut Anda kasar, keramas setiap hari mungkin akan menyebabkan rambut mudah rapuh, sehingga gunakan juga kondisioner yang diformulasikan untuk rambut berketombe. Sehingga selain dapat mengendalikan ketombe, juga dapat melembutkan rambut yang kasar.

3. Gatal bersisik di kulit kepala belum tentu disebabkan karena ketombe
Jika kulit kepala tetap gatal dan tidak menunjukkan perbaikan apapun setelah mencuci rambut dengan shampo dan obat ketombe selama seminggu, mungkin ada alasan lain yang mendasarinya.

Anda mungkin menderita psoriasis atau peradangan kulit. Beberapa produk perawatan rambut tertentu yang mengandung bahan kimia dapat membuat reaksi alergi atau sensitivitas yang mengering pada kulit kepala.

Jadi, dalam hal ini, serpihan tidak ada hubungannya dengan ketombe. Konsultasikan masalah ini dengan dokter kulit untuk mendapatkan obat yang dapat mengatasi psoriasis.

4. Ketombe bisa terjadi di wajah dan tubuh lainnya
Serpihan berminyak tersebut tidak selalu terbatas pada kulit kepala saja, tetapi juga dapat terjadi pada alis, sekitar telinga, sepanjang sisi hidung dan di bagian tubuh lain yang memproduksi minyak berlebih.

Biasanya hal tersebut terjadi di samping kulit kepala yang terkelupas. Jika Anda menemukan serpihan putih bersisik pada anggota tubuh lain, usapkan pula busa shampo anti-ketombe ke bagian tersebut ketika sedang mencuci rambut.

5. Ketombe tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikontrol
Sayangnya, jika seseorang yang rentan terhadap ketombe, kemungkinan besar masalah akan terus terulang. Namun Anda masih tetap bisa mengontrol ketombe agar tidak berlebihan.

Diet tinggi lemak jenuh dan lemak trans dapat menyebabkan kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak, yang membuat ketombe lebih parah. Hindari makan makanan berlemak dan perbanyaklah konsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin seng dan B yang mampu mengontrol produksi minyak.

Pertimbangkan untuk mengambil makanan probiotik seperti yoghurt yang mengandung bakteri menguntungkan untuk memerangi pertumbuhan berlebih dari ragi.

sumber: detik.com

Menjual dan Menyewakan Media Display


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. Keramas Air Hujan Baik Untuk Rambut, Mungkin Belum Banyak Yang Tau!
  2. Mint Balm Untuk Atasi Ketombe
  3. Inilah 4 Kebiasaan Kecil Penyebab Rambut Rusak
  4. Kenapa Perawatan Rambut Rontok Gagal?
  5. Inilah 4 Kesalahan Penyebab Rambut Semakin Tipis
  6. Rambut Anda Tipis? Berikut Solusinya
  7. Merawat Keindahan Rambut ala India
  8. Cara Menggunakan Gliserin Untuk Perawatan Kulit dan Rambut
  9. Inilah 5 Bahaya Tersembunyi Serum Rambut
  10. Segarkan Kembali Rambut Anda Dengan Ramuan Berikut


..
28 queries in 0.892 seconds.
eXTReMe Tracker