Hmm… Kakiku Sayang, Kakiku Malang




Semua wanita tentu ingin bentuk tubuhnya sempurna, termasuk bagian tungkai. Salah satu daya tarik yang sensual tubuh wanita ini memiliki porsi kerja yang tidak enteng. Ia harus membawa tubuh ke berbagai tempat sekaligus menopang seluruh bebat tubuh, belum lagi harus melewati berbagai “siksaan”. Mulai dari beberapa proses pedikur (tusuk di sisi kuku, kikis kulit, penyikatan), berdiri lama menggunakan sepatu berhak tinggi, atau melewati medan sulit (jalan berbatu tajam, menanjak, dan lainnya).

Riset menunjukkan, masa sekarang, makin banyak yang harus melewati pembedahan kaki sebelum usia 40 tahun, dan kebanyakan merupakan wanita. Menurut Frank Valente, D.C., kiropraktor dari Manhattan, secara umum, luas penampang tumit perempuan tak seluas laki-laki dan sendinya pun tak sekuat pria. Ditambah lagi, sikslus menstruasi yang tidak teratur, serta diet rendah lemak juga bisa mengurangi massa tulang, membuat perempuan rentan terkena cedera pergelangan kaki, serta dislokasi tulang kaki. Pinggul wanita yang lebih besar juga membuat wanita sering mengantukkan kedua tulang lutut bagian dalamnya, artinya, keseimbangan tubuh wanita yang sedang berjalan sering terganggu, yang artinya bisa mengakibatkan masalah pada kaki.

Hak Tinggi
“Hak sepatu 1 inci (2,5 cm) saja sudah bisa meningkatkan tekanan pada kaki Anda sekitar 22 persen. Kalau 2 inci (5 cm), bisa menambah beban sekitar 57 persen. Jika 3 inci atau lebih bisa memberi beban sebanyak 76 persen,” jelas Steven Raikin, MD, ahli beda ortopedi, seperti dikutip dari Women’s Health. Tekanan-tekanan itu berarti menyebabkan jari-jari terjepit di tempat yang sangat sempit, dan akhirnya bisa menyebabkan kaki kapalan, atau bahkan tulang mencuat di sisi telapak kaki. Selain itu, penumpukkan beban berat pada kaki bisa menyebabkan otot betis memendek, dan pada akhirnya mengecil, membuatnya sulit dipakai jalan, bahkan jika kadang Anda mengganti sepatu berhak datar.

Tips menjaga kaki tetap sehat

  1. Cobalah untuk tidak berjalan atau berdiri terlalu lama dengan sepatu berhak lebih dari 2 inci. Hindari berdiri lebih dari 4 jam. Jika Anda terpaksa melakukan hal itu, begitu sampai di rumah, kompreslah dengan air dingin untuk mengurangi pembengkakan atau sakit.
  2. Kaki masih bisa berkembang dan membesar meski sudah dewasa, khususnya usai kehamilan, dan akan berada pada ukuran terbesar di malam hari, jadi, biasakan membeli sepatu di malam hari. Pastikan Anda selalu mengukur ulang kaki Anda sebelum membeli sepatu.
  3. Untuk memberi bantalan nyaman pada tumit, selipkan insole ortopedi di bagian dalam sepatu hak datar (bisa didapatkan di toko-toko sepatu khusus, seperti Scholl atau apotek). Namun, bantalan gel lebih cocok untuk sepatu hak tinggi.
  4. Kaki merupakan sistem penyangga tubuh yang paling penting. Kaki memang bisa menyangga tubuh Anda, bahkan menarik barang berat jika dibutuhkan. Tetapi, setiap kilogram tambahan berat tubuh akan memberikan beban tiga kali lipat pada pergelangan kaki. Upayakan Anda tidak menambah berat tubuh demi kesehatan kaki Anda juga.
  5. Untuk menjaga kesehatan tungkai, lakukan peregangan, seperti mencoba menulis alfabet dengan kaki seperti menunjuk dengan ibu jari, gunanya untuk memijat otot-otot kaki, cara lain, sambil duduk, letakkan bola tenis di bawah telapak kaki Anda, lalu gulingkan bola tersebut tapi jangan sampai lepas.

Sumber: Womens Health, Editor: Nadia Felicia, kompas.com

Menjual dan Menyewakan Media Display


Artikel Yang Mungkin Berkaitan :

  1. 3 Tips Utama Ciptakan Kulit Cantik
  2. Inilah 3 Tips Perawatan Kulit Leher dan Dada
  3. Gunakan Kopi Untuk Perawatan Kulit Anda
  4. Ultherapy : Kencangkan Kulit dengan Energi Suara
  5. Begini lho, Cara Selebriti Merawat Kulitnya Sebelum Tidur
  6. Inilah Waktu Yang Tepat Menggunakan Body Lotion
  7. Tips Melindungi Kulit Dalam dan Luar dari Matahari
  8. Jangan Resah Karena “Stretchmark” Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya
  9. Inilah 6 Cara Mudah Punya Rambut Hitam Berkilau
  10. Hmm… Kakiku Sayang, Kakiku Malang


..
20 queries in 1.089 seconds.
eXTReMe Tracker